Pelatih Estonia, Reim Berani Bermimpi

Pelatih Estonia, Reim Berani Bermimpi

Pelatih Estonia, Reim Berani BermimpiPialadunia2018.info – Martin Reim terpilih menjadi pelatih kepala Estonia pada bulan September 2016, membuat rekor untuk penampilan Internasional terbanyak bagi orang Eropa sejak dirinya bermain. Baru saja timnya mengalahkan tim unggulan Kroasia dengan skor 3-0 tanpa balas dalam pertandingan persahabatan.

Bagi Martin Reim, semuanya dalam persiapan. Sebelum berusia 30 tahun, pelatih kepala Estonia telah mengambil lencana pembinaan pertamanya dan meraih gelar dibidang teknologi material dari Tallinn University of Technology. Pandangan kedepan yang cermat dari pesekpakbola ini pada awal karirnya bermain semakin luar biasa bagi seorang pria yang telah mencatat rekot internasional untuk penampilan internasional.

Sebelum menggantungkan sepatunya sebagai pemain profesional, gelandang tersebut juga mendirikan Akademi Sepak Bola Martin Reim. Yang telah berkembang dalam dekade in sejak bergabung menjadi 24 tim, yang melibatkan lebih dari 400 anak-anak. Dia kemudian mengambil alih berbagai tim remaja di Estonia sebelum mendapatkan telepon untuk mengambil alih posisi pelatih senior pada 2016-dengan Estonian Football Association (EJL) tidak diragukan lagi melihat pengamatan dan pola pikir yang dimiliki oleh Reim sebagai salah satu faktor yang mampu membuat orang terkesan.

“Saya berfikir bahwa setelah karir bermain saya, saya masih ingin terlibat dengan dunia sepakbola, dan itu adalah saat yang tepat untuk melakukan sesuatu selain bermain,” kata pria berusia 45 tahun it kepada FIFA.com dalam sebuah wawancara eksklusif.

Reim bermain untuk mewakili Estonia sebanyak 157 kali, yang dilakukan saat penampilan terahirnya, merupakan rekor bagi pemain Eropa. Mantan pemain Latvia yaitu Vitalijs Astafjevs adalah satu-satunya orang dari Eropa yang mampu mengunggulinya, dengan penjaga gawang kawakan Gianluigi Buffon dan Iker Casillas juga melangkah maju dalam beberapa tahun terakhir.

“Saya berhasil bermain dalam waktu yang sangat lama tanpa mengalami cidera yang parah,” kata Reim.”Tentu saja, di Estonia, jumlah pemainnya tidak begitu banyak. Lebih mudah bermain di tim nasional daripada di Jerman atau Inggris.”

Catatan penampilan Internasional untuk pemain asal Eropa :

(Ter-update 28/04/2017)

– 167: Vitalijs Astafjevs (Latvia), Gianluigi Buffon (Italia), Iker Casillas (Spanyol)

– 157: Martin Reim (Estonia)

– 150: Lothar Matthaus (Jerman)

– 148: Anders Svensson (Swedia)

– 146: Robbie Keane (Irlandia)

Seperti yang dikatakan oleh Reim, mencapai jumlah penampilan terbanyak bukanlah prestasi yang berarti. Pelatih yang sederhana tersebut memiliki banyak pengalaman dalam membela skuad timnasnya sendiri, orang yang tertarik kepada pemain yang sudah melampaui lebih dari 100 penampilan internasinoal adalah Ragnar Klavan dari Liverpool. “Ini memberi kepercayaan kepada seluruh pemain jika dia ada di tim,” kata Reim kepada kapten nya,”Bagi pemain Estonia, pelatih dan penggemar, ini hal yang besar baginya untuk bermain di Liverpool.”

Pelatih Estonia, Reim Berani Bermimpi – Latar belakang pelatih mungkin akan menyimpulkan bahwa generasi berikutnya bakat Estonia akan menjadi semakin mungkin untuk bisa bersaing sebagai tim senior. Memang, Mattias Kait yang berusia 18 tahun yang saat ini berada di Fulham di divisi 2 Inggris, telah membuat 2 gol melawan Gibraltar dalam pertandingan kualifikasi zona Eropa untuk menuju Piala Dunia FIFA 2018 Rusia.

“Kait adalah satu pemain yang tidak hanya penting bagi masa depan tim nasional, tapi untuk saat ini juga,” kata Reim. “Dia adalah orang yang kita harapkan bisa menjadi Klavan berikutnya. Saya harap kita akan memilikir beberapa pemain yang bagus atau berbakat lainnya.”

Fokus pada pemain muda dan masa depan tentu penting bagi tim yang belum pernah mencapai Piala Dunia atau UEFA European Championship. Saat ini duduk diurutan kelima di grup H, dengan beberapa hasil beragam di babak kualifkasi termausk pukulan 8-1 ditangan Belgia pada bulan November, namun ada beberapa perbaikan dibawah bimbingan Reim. Hasil imbang 0-0 di Siprus, ditambah kemenangan dalam pertandingan persahabatan 3-0 melawan tim Kroasia yang memiliki pemain bintang seperti Mateo Kovacic, Ivan Pericis, dan Andrej Kramaric dalam barisan mereka, telah menunjukkan tanda-tanda persiapan dari Reim terbayar sudah.

“Dunia yang berbeda bagi saya,” kata Reim. “Saya adalah pelatih U-21 tapi tidak ada perbandingan dalam hal tekanan dan harapan. Tim juga dalam situasi sulit, Kami masih memiliki pemain yang sama seperti sebelumnya tapi ada yang hilang. Kami telah memainkan dua pertandingna kualifikasi dikandang dan juga kemenangan pertandingan persahabatan ini melawan Kroasia dikandang juga. Saya pikir kita bermain sepakbola cukup baik di kandang. Kami tidak bisa bermain dibawah level kami tapi mungkin kami adalah tim yang bisa mengambil point dari negara-negara yang lebih besar.”

Selanjutnya? Pertandingan kembali melawan Belgia di Tallinn, kemungkinan pelatih gelandang kecil tersebut ingin bertanding melawan Lukaku, De Bruyne, Hazard, Co.

Catatan Kualifikasi Piala Dunia milik Estonia dibawah pelatih Reim:

Estonia 4-0 Gibraltar (Kait 2 gol, Vassilkev, Mosnikov)
Estonia 0-2 Yunani
Belgia 8-1 Estonia (Anier)
Siprus 0-0 Estonia

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*